Dalam upaya merespons tantangan ekonomi dan meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat, tim dosen dari Departemen Pendidikan Teknik Boga dan Busana (PTBB), Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali sukses menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Program pelatihan inovasi kuliner ini diselenggarakan di kawasan Bumijo Kulon, tepatnya dipusatkan di Balai RT 35, Kelurahan Bumijo, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.
Kegiatan pelatihan ini dirancang secara komprehensif dan diikuti secara antusias oleh 30 orang peserta dari warga setempat. Secara khusus, program ini menyasar kelompok perempuan dan ibu rumah tangga, guna mengoptimalkan peran dan potensi perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi keluarga melalui sektor usaha boga. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang pendapatan baru yang adaptif terhadap kebutuhan pasar modern.
Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim pakar pengabdi dari Departemen PTBB FT UNY. Tim tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Mutiara Nugraheni, M.Si., dengan didukung oleh anggota tim akademisi yang terdiri dari Luthfi Riyadh Rahman, M.Pd., Reza Restiana, M.Pd. serta Isna Lisadewi Sholikhah, M.Sc.,
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan
Untuk memastikan materi terserap dan dapat dipraktikkan dengan maksimal, rangkaian PkM ini diagendakan ke dalam dua sesi pelatihan yang intensif:
- Sesi Pertama: Dilaksanakan pada hari Sabtu, 23 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 14.00 WIB
- Sesi Kedua: Digelar pada hari Jumat, 31 Juli 2026, dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB
Fokus utama dalam pelatihan ini adalah membekali warga dengan keterampilan pembuatan aneka produk olahan yang tengah digemari pasar, khususnya pada kategori frozen food dan camilan siap saji. Kelima produk unggulan yang didemonstrasikan dan dipraktikkan bersama warga meliputi nugget ayam, tahu bakso, dimsum, chicken eggroll, dan risoles mayo. Pemilihan kelima menu ini disesuaikan dengan tren konsumsi masyarakat yang praktis namun tetap mengutamakan gizi, sehingga memiliki potensi jual yang tinggi serta margin keuntungan yang menjanjikan bagi calon pelaku UMKM.
Lebih dari sekadar teknik pengolahan makanan yang higienis, tim dosen pengabdi juga mengintegrasikan materi penguatan bisnis. Peserta diberikan wawasan tambahan terkait perancangan kemasan (packaging) yang aman dan menarik, hingga tata letak informasi pada label produk yang memenuhi standar. Pembekalan dari hulu ke hilir ini didesain agar para perempuan peserta pelatihan memiliki bekal yang utuh, mulai dari produksi hingga strategi pengemasan visual yang memikat daya beli konsumen.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi bukti komitmen nyata UNY dalam menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mengakselerasi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui program ini, pemberdayaan ekonomi tidak hanya ditujukan untuk mendukung kesetaraan gender (SDG 5) dan merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat (SDG 8), tetapi juga menanamkan prinsip konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDG 12). Dengan mengedukasi warga mengenai praktik produksi boga yang efisien, mengelola bahan baku secara optimal, dan meminimalkan sisa limbah pangan. UNY berupaya hadir untuk menciptakan kemandirian wirausaha yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan secara lingkungan.