INOVASI MASA DEPAN: MAHASISWA UNY CIPTAKAN ALAT PEMBUAT AIR MINUM DAN PENGHEMAT BAHAN KAPAL SOLAR UNTUK NELAYAN

Tim PKM KC Universitas Negeri Yogyakarta di bawah kepemimpinan Ketua Tim Yanuar Agung Fadlullah dari Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin telah berhasil menciptakan inovasi yang dapat memenuhi kebutuhan air minum pada kapal nelayan Indonesia. Inovasi tersebut merupakan alat Sea Water Desalination yang menggunakan membran reverse osmosis dan diintegrasikan dengan proses elektrolisis untuk menghasilkan hidrogen yang digunakan sebagai penghemat konsumsi bahan bakar solar pada kapal nelayan. Alat ini beroperasi menggunakan tenaga dari panel surya sehingga mendukung ketercapaian Sustainable Development Goals 2030.

Alat Sea Water Desalination ini adalah solusi revolusioner yang mengatasi masalah kekurangan air bersih dan pemenuhan kebutuhan energi di lautan. Dengan memanfaatkan teknologi membran reverse osmosis SW, alat ini mampu mengubah air laut menjadi air layak minum bagi nelayan Ketika beberapa bulan mencari ikan. Sementara proses elektrolisis menghasilkan hidrogen sebagai pembantu proses pembakaran pada mesin kapal untuk menghemat konsumsi bahan bakar solar yang langka dengan volatilitas harga yang tidak stabil.

Salah satu fitur paling menarik dari inovasi ini adalah penggunaan energi matahari sebagai sumber daya. Alat ini dilengkapi dengan panel surya yang mengumpulkan energi matahari untuk menggerakkan proses desalinasi dan elektrolisis. Hal ini membuat mesin Sea Water Desalination ramah lingkungan dan efisien secara energi, sehingga cocok untuk digunakan di kapal nelayan yang biasanya beroperasi jauh dari sumber daya listrik konvensional.

Tim PKM KC Universitas Negeri Yogyakarta yang menciptakan teknologi Sea Water Desalination ini terdiri dari sejumlah mahasiswa dengan beragam latar belakang program studi. Selain Ketua Tim Yanuar Agung Fadlullah dari Program Studi S1 Pendidikan Teknik Mesin, tim ini juga melibatkan Assadullah al Kaffah Alam dari S1 Pendidikan Teknik Mesin, Sahid Ramandhani dari Program Studi S1 Pendidikan Teknik Elektronika, Bagus Putra Setiyawan dari Program Studi S1 Pendidikan Mekatronika, Khisna Rizqi Fauzia dari Program Studi S1 Kimia, dan berdasarkan arahan dari Dosen Pembimbing Dr. Ir. Dr. Ir. Mujiyono, M.T., IPU, M.T. didukung oleh Khakam Ma’ruf dan Rizal Justian Setiawan.

"Inovasi Sea Water Desalination kami diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan keberlanjutan industri perikanan dan menjawab tantangan sumber daya air dan energi yang semakin mendesak," kata Yanuar Agung Fadlullah, Ketua Tim PKM KC Universitas Negeri Yogyakarta.

Inovasi ini memiliki potensi untuk menjadi solusi yang sangat diperlukan di banyak daerah di seluruh dunia yang bergantung pada perikanan sebagai sumber mata pencaharian. Dengan dukungan energi surya yang ramah lingkungan, alat Sea Water Desalination ini akan membantu menjaga lingkungan laut dan menciptakan peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Universitas Negeri Yogyakarta dengan bangga menyambut inovasi hebat ini, yang semakin membuktikan bahwa mahasiswa mereka memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan positif dalam masyarakat dan lingkungan. Inovasi Sea Water Desalination ini saat ini dalam tahap pengembangan lebih lanjut dan diharapkan akan segera dapat diimplementasikan di kapal nelayan di seluruh Indonesia, memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan keberlanjutan lingkungan.