Yogyakarta -- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan kegiatan pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bersama peserta didik kelas X SMK Negeri 3 Yogyakarta pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan praktik mengajar yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan dalam kegiatan pembelajaran praktik. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kesadaran terhadap keselamatan dan kesehatan, serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di bidang kejuruan.
Pembelajaran K3 bertujuan memberikan pemahaman dasar kepada peserta didik mengenai pentingnya bekerja secara aman dan bertanggung jawab. Proses pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, dan pemberian studi kasus mengenai kecelakaan kerja. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan tujuan K3, potensi bahaya di lingkungan kerja, risiko kecelakaan, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta tindakan pencegahan kecelakaan kerja. Peserta didik juga diarahkan untuk menganalisis contoh kasus yang berkaitan dengan kondisi tidak aman dan tindakan tidak aman. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan menentukan tindakan yang tepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik memberikan respons yang cukup positif selama proses pembelajaran. Peserta didik mulai mampu mengidentifikasi berbagai potensi bahaya yang dapat ditemukan di lingkungan praktik, seperti kabel listrik yang rusak, penggunaan peralatan yang tidak sesuai prosedur, serta kurangnya penggunaan APD. Kegiatan diskusi dan studi kasus juga mendorong peserta didik untuk lebih aktif dalam menyampaikan pendapat serta menganalisis penyebab dan pencegahan kecelakaan kerja. Pembelajaran ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik bahwa keselamatan merupakan bagian penting dari kompetensi kerja. Kegiatan tersebut turut mendukung SDGs tujuan ke-3 dan tujuan ke-4 melalui peningkatan kesadaran keselamatan dan kesehatan serta penyelenggaraan pembelajaran kejuruan yang mendukung kesiapan peserta didik menghadapi dunia kerja.
Pelaksana kegiatan, Arrosyid Wijayanto Putra, menyampaikan bahwa pembelajaran K3 diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga membentuk kebiasaan peserta didik untuk selalu memperhatikan keselamatan dalam setiap kegiatan praktik. “Kami berharap peserta didik tidak hanya memahami materi K3 di dalam kelas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan praktik sehari-hari. Keselamatan kerja harus menjadi kebiasaan sejak berada di sekolah agar nantinya mereka lebih siap ketika memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pembelajaran K3 diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi di dalam kelas, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam setiap kegiatan praktik. Pembiasaan bekerja sesuai prosedur, menggunakan APD, mengenali potensi bahaya, dan menjaga keselamatan diri maupun orang lain perlu terus dilakukan agar terbentuk budaya kerja aman sejak peserta didik berada di lingkungan sekolah. Ke depannya, penerapan K3 secara berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kesiapan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja sekaligus membentuk calon tenaga kerja yang kompeten, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan.