YOGYAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) resmi membuka rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026. Pembukaan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Dekan FT UNY, Prof. Dr. Ir. Mutiara Nugraheni, S.T., M.Si.
Sebanyak 2.127 mahasiswa baru yang telah melakukan registrasi di Fakultas Teknik mengikuti rangkaian PKKMB FT UNY 2026. Para mahasiswa baru tersebut berasal dari enam departemen, yakni Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana sebanyak 528 mahasiswa, Departemen Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan 447 mahasiswa, Departemen Pendidikan Teknik Mesin 268 mahasiswa, Departemen Pendidikan Teknik Otomotif 117 mahasiswa, Departemen Pendidikan Teknik Elektro 355 mahasiswa, serta Departemen Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika 412 mahasiswa.
Dalam laporan kegiatan, perwakilan panitia PKKMB FT UNY 2026, Aldi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak Technical Meeting dan temu perdana pada 23 Juli 2026. Selanjutnya, kegiatan kepemanduan dilaksanakan dalam beberapa tahap dengan muatan yang dirancang untuk membangun karakter, memperluas wawasan mahasiswa tentang FT UNY, menumbuhkan solidaritas dan kreativitas, serta mendorong kolaborasi dan rasa bangga terhadap fakultas. Rangkaian PKKMB juga akan dilengkapi dengan agenda bincang fakultas dan talkshow bertema “Bridging Innovation and Humanity”.
Menjadi Mahasiswa Teknik, Menjemput Masa Depan
Ketua BEM FT UNY 2026, Fadil Faik Raharjo, menyambut mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Teknik UNY. Ia mengingatkan bahwa memasuki perguruan tinggi merupakan masa transisi penting dari kehidupan sekolah menuju kehidupan sebagai mahasiswa.
Menurut Fadil, mahasiswa baru akan menghadapi berbagai dinamika selama menjalani kehidupan kampus, mulai dari tantangan akademik hingga pengalaman berorganisasi dan membangun relasi. Karena itu, mahasiswa didorong untuk aktif mencari konektivitas, memiliki semangat berjuang, serta tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Semangat untuk menjalani aktivitas kampusnya,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan Fadil kepada mahasiswa baru. Ia juga mengajak mahasiswa untuk terus bersemangat dalam kegiatan perkuliahan, kepanitiaan, maupun organisasi sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri untuk turut membangun bangsa Indonesia.
Dekan FT UNY: Mahasiswa Teknik Adalah Calon Engineer, Profesional, dan Pemimpin
Dalam sambutannya, Dekan FT UNY Prof. Dr. Ir. Mutiara Nugraheni, S.T., M.Si. menyapa mahasiswa baru sebagai “Jawara Muda Fakultas Teknik 2026”. Ia menegaskan bahwa setelah memasuki Fakultas Teknik, mahasiswa tidak lagi sekadar berstatus sebagai siswa, tetapi telah menjadi mahasiswa teknik yang dipersiapkan menjadi calon engineer, calon profesional, dan calon pemimpin.
“Adik-adik datang ke Fakultas Teknik bukan sekadar untuk meraih gelar, tetapi untuk menjemput masa depan dan untuk mengubah cita-cita itu menjadi nyata,” pesan Prof. Mutiara kepada mahasiswa baru.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh kecerdasan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan niat yang baik, kerja keras, kedisiplinan, keberanian menghadapi tantangan, ketangguhan untuk bangkit dari kegagalan, serta doa dalam setiap ikhtiar.
Prof. Mutiara menggambarkan perjalanan mahasiswa teknik sebagai proses yang akan mempertemukan berbagai tantangan, termasuk tugas, praktik, laporan, tenggat waktu, kegagalan, dan keberhasilan. Namun, berbagai proses tersebut justru diharapkan membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang lebih tangguh.
“Seorang engineer itu tidak hanya mereka yang pandai menghitung dan menguasai teknologi, tetapi mereka yang mampu menghadapi persoalan, mereka yang mampu menemukan solusi, terus bergerak maju,” tegasnya.
“Jawara” Bukan Sekadar Slogan
Salah satu pesan utama Dekan FT UNY dalam pembukaan PKKMB 2026 adalah pentingnya menjadikan karakter Jawara sebagai bagian dari kepribadian mahasiswa Fakultas Teknik.
Prof. Mutiara menegaskan bahwa Jawara bukan sekadar slogan, melainkan karakter yang harus dibangun dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Karakter tersebut meliputi jujur dalam bertindak, akuntabel dalam bekerja, wibawa dalam bersikap, adaptif dalam menghadapi perubahan, responsif terhadap tantangan, serta amanah dalam setiap tanggung jawab.
Karakter tersebut menjadi semakin relevan dalam membentuk lulusan teknik yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menggunakan ilmu dan keahliannya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Mahasiswa juga didorong untuk memiliki mimpi besar, target yang jelas, serta menghasilkan karya nyata. Aktivitas organisasi kemahasiswaan disebut sebagai salah satu ruang yang dapat mengasah kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan menghadapi berbagai tantangan.
Tiga Pesan Dekan untuk Jawara Muda
Di hadapan mahasiswa baru, Prof. Mutiara menyampaikan tiga pesan yang diharapkan menjadi pegangan selama menjalani kehidupan sebagai mahasiswa FT UNY.
Pertama, jaga niat. Kuliah hendaknya tidak hanya dipandang sebagai perjalanan untuk mendapatkan ijazah, tetapi sebagai ikhtiar untuk memperluas ilmu yang diniatkan sebagai ibadah. Ilmu yang diperoleh mahasiswa diharapkan dapat digunakan untuk membangun Indonesia serta menghasilkan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kedua, jangan takut gagal. Dekan menekankan bahwa kegagalan bukan kebalikan dari kesuksesan, melainkan bagian dari proses menuju kesuksesan. Yang terpenting bukan seberapa sering seseorang jatuh, tetapi seberapa kuat ia mampu bangkit kembali. Semangat tersebut diharapkan menjadi mentalitas Jawara yang dimiliki mahasiswa FT UNY.
Ketiga, jangan berjalan sendirian. Mahasiswa didorong untuk membangun konektivitas dengan dosen, teman, dan lingkungan akademik. Relasi dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan mahasiswa selama menempuh pendidikan di Fakultas Teknik.
Integritas Lebih Penting daripada IPK
Pesan mengenai karakter Jawara kemudian dipertegas dengan penekanan Dekan terhadap pentingnya akhlak dan integritas. Prof. Mutiara menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak cukup hanya diukur melalui pencapaian akademik.
“Keahlian itu penting, tetapi akhlak lebih penting. IPK itu penting, tapi integritas jauh lebih penting. Kesuksesan itu penting, tapi keberkahan itu jauh lebih penting,” tegas Prof. Mutiara.
Pesan tersebut menjadi fondasi penting dalam pembentukan mahasiswa baru sebagai insan akademik yang memiliki kompetensi sekaligus karakter. Nilai kejujuran, akuntabilitas, tanggung jawab, dan amanah yang terkandung dalam karakter Jawara menjadi modal penting bagi mahasiswa dalam menjalankan kehidupan akademik maupun ketika kelak memasuki dunia profesional.
Dalam konteks pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan Fakultas Teknik UNY, penekanan terhadap integritas tersebut juga menjadi pesan strategis. Penanaman nilai kejujuran, akuntabilitas, tanggung jawab, dan pelayanan yang baik sejak mahasiswa memasuki lingkungan kampus merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya integritas.
Dengan demikian, PKKMB tidak hanya menjadi momentum penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang awal untuk memperkenalkan nilai dan budaya yang diharapkan melekat selama mahasiswa menjalani pendidikan di FT UNY. Semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dapat diperkuat melalui pembentukan generasi akademik yang menjadikan integritas sebagai bagian dari karakter dan perilaku sehari-hari.
Satu Hati, Satu Prestasi, FT Jawara
Prof. Mutiara juga menantang 2.127 mahasiswa baru untuk menyelesaikan pendidikan dengan baik, bahkan menargetkan kelulusan tepat waktu dalam empat tahun atau delapan semester dengan predikat cum laude.
Namun, target akademik tersebut tidak berdiri sendiri. Mahasiswa diingatkan untuk menjaga keseimbangan antara keahlian dan akhlak, antara prestasi akademik dan integritas, serta antara kesuksesan dan keberkahan.
Menutup sambutannya, Dekan FT UNY mengajak seluruh mahasiswa baru membangun semangat kebersamaan. Dari 2.127 mahasiswa baru, ia berharap lahir 2.127 hati dan 2.127 prestasi.
Ajakan tersebut kemudian disambut bersama oleh mahasiswa baru melalui seruan:
“Satu hati, satu prestasi, FT Jawara!”
Pembukaan PKKMB FT UNY 2026 kemudian secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Dekan FT UNY, dilanjutkan dengan prosesi penyematan secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru. Momentum tersebut menjadi awal perjalanan 2.127 mahasiswa baru untuk tumbuh sebagai insan teknik yang kompeten, berkarakter, berintegritas, dan mampu menghadirkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.