YOGYAKARTA – Dalam upaya mencetak lulusan yang siap bersaing di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (FT UNY) sukses menyelenggarakan rangkaian Kunjungan Industri selama empat hari, pada 8 hingga 11 Oktober 2025.
Mengusung tema "Mengintegrasikan Teori dan Praktik untuk Mewujudkan Lulusan yang Kompeten di Era Industri 4.0", rombongan mahasiswa dan dosen pendamping menempuh rute perjalanan dari Yogyakarta menuju pusat-pusat industri besar di Semarang dan Jakarta.
Eksplorasi Teknologi: Dari Karoseri hingga Alat Berat
Perjalanan dimulai di Semarang dengan mengunjungi PT Karoseri Laksana. Di sana, mahasiswa menyaksikan langsung kerumitan proses produksi bodi bus, mulai dari tahap desain, fabrikasi rangka, hingga teknik pengecatan standar industri.
Memasuki wilayah Jakarta dan sekitarnya, fokus kunjungan meluas ke sektor alat berat. Rombongan terbagi untuk mendalami teknologi manufaktur di dua raksasa industri:
- PT Komatsu Indonesia: Mahasiswa mempelajari sistem hidrolik dan perawatan komponen heavy duty untuk sektor pertambangan.
- PT Hitachi: Peserta mendapatkan wawasan mengenai inovasi sistem kelistrikan modern dan strategi menghadapi pasar global.
Memahami Regulasi dan Manajemen Modern
Tak hanya terpaku pada proses produksi, para mahasiswa yang dipersiapkan menjadi calon pendidik dan praktisi ini juga menyambangi PT Hino Motors Indonesia untuk mendalami teknologi mesin diesel mutakhir dan manajemen layanan purna jual.
Aspek legalitas dan keselamatan kendaraan menjadi sorotan utama saat rombongan mengunjungi Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Bekasi. Di sini, mahasiswa memahami prosedur pengujian tipe dan regulasi kendaraan yang berlaku di Indonesia. Rangkaian kegiatan ditutup di PT Kawan Lama, di mana peserta melihat langsung sistem otomatisasi pergudangan dan manajemen alat teknik modern.
Menutup Kesenjangan Antara Teori dan Realita
Dosen pendamping, Dr. Ir. Bambang Sulistyo, S.Pd., M.Eng., menekankan bahwa agenda tahunan ini adalah kunci untuk menyelaraskan kurikulum kampus dengan kebutuhan nyata di lapangan.
"Kami berharap mahasiswa dapat menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya untuk bekal mereka menjadi pendidik atau praktisi otomotif yang unggul," ujar Dr. Bambang yang didampingi oleh Purwanto, M.Pd.
Kegiatan ini berakhir pada 11 Oktober 2025 dengan kepulangan rombongan ke Yogyakarta. Selain membawa pengetahuan baru, para mahasiswa diharapkan mampu membawa semangat inovasi industri ke dalam ruang-ruang kelas di masa depan.